Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Showing posts with label Tugas. Show all posts
Showing posts with label Tugas. Show all posts

Wednesday, April 18, 2012

Resume kelompok 6

Uang, Bank dan Pencipta Uang

Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang . Sedangkan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak

Bank sentral adalah suatu institusi yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga atau nilai suatu mata uang yang berlaku di negara tersebut, yang dalam hal ini dikenal dengan istilah inflasi atau naiknya harga-harga yang dalam arti lain turunnya suatu nilai uang.

Bank umum adalah lembaga keuangan uang menawarkan berbagai layanan produk dan jasa kepada masyarakat dengan fungsi seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam berbagai bentuk, memberi kredit pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan, jual beli valuta asing / valas, menjual jasa asuransi, jasa giro, jasa cek, menerima penitipan barang berharga, dan lain sebagainya.  

Resume Kelompok 5


 Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi


Pertumbuhan ekonomi diperoleh dari hasil pendapatan nasional. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh setiap golongan masyarakat dalam suatu negara yang dijual kepada orang lain disebut produk nasional. Apabila produk nasional dinilai dengan uang disebut pendapatan nasional. Produk nasional maupun pendapatan nasional perlu dihitung untuk mengetahui kemajuan ekonomi dalam suatu negara.
Produk nasional terdiri atas bermacam-macam produk yang jenisnya berbeda-beda. Tidak ada satuan alat ukur yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah produk yang dihasilkan. Oleh sebab itu, alat ukur yang paling mudah adalah harga. Dengan menilai setiap produk dengan harga, maka kita dapat mengetahui besarnya pendapatan nasional dalam suatu negara.

*Pertanyaan yang diajukan pada saat presentasi

1.    Jelaskan maksud kenaikan output perkapita?
           Jawab : Pendapatan pada proses saat pertumbuhan ekonomi berlanjut. Jadi pengertian pertumbuhan ekonomi yaitu proses dimana terjadi kenaikan pendapatan nasional, maka penjelasan tersebut adalah kenaikan output perkapita.
2.      GNP menurun, maka pendapatanpun menurun. Dari kata tersebut maksudnya apa dan contohnya?
            Jawab : GNP (Gross National Product), total produk suatu negara. Jika produk sudah menurun, maka pendapat juga menurun.
3.      UKM, tetap bertahan mengapa?
            Jawab : Karena tidak memiliki hutang dan tidak menggunakan mata uang asing.

Ø   GNP setiap daerah berbeda. GNP menurun, maka daya domestik juga menurun
Ø  Inflasi : barang tidak ada, jadi harga barang naik.

Monday, March 26, 2012

Resume Kelompok 4

Struktur Pasar

Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. 
Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
Dinyatakaan di kelompok 4 ini, ada beberapa jenis pasar. Yaitu :
  • Pasar persaingan sempurnaTerjadi dimana, jumlah penjual dan pembeli yang banyak dengan produk yang bersifat homogen atau produk yang sama. 
  • Pasar persaingan tidak sempurna, yang biasanya ada beberapa jenis lagi diantaranya :
    - Pasar monopoli
      
    Terjadi dimana, ketika hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
    - Pasar oligopoly
      
    suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu
       wilayah area. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.

    - Pasar monopolistik
      
    Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki
       perbedaan dalam beberapa aspek/merupakan cirri dari produk masing-masing.

    - Pasar duopoly
      
    uatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.

Resume Kelompok 3

Perilaku Produsen

Perilaku adalah respon individu terhadap suatu stimulus atau suatu tindakan yang dapat diamati dan mempunyai frekuensi spesifik, durasi dan tujuan dan baik disadari maupun tidak. Produsen dalam ekonomi adalah orang yang menghasilkan barang dan jasa untuk dijual atau dipasarkan. Sedangkan, Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Perilaku Produsen adalah sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
Agar berhasil seorang pengusaha harus mampu melakukan 4 hal sebagai berikut :

a. Perencanaan.
Perencanaan antara lain terkait dengan penyusunan strategi, rencana bisnis, serta visi perusahaan. Ia harus tau apa yang ingin ia capai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.

b. Pengorganisasian.
Semua sumber daya yang ada harus bisa ia kelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya, modal, maupun manusia.

c. Pengarahan.
Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.

d. Pengendalian.
Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut. Apakah sesuai dengan rencana atau justru sebaliknya.

Wednesday, March 14, 2012

Resume Kelompok 2

Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen merupakan suatu proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.
Jika ingin melihat materi kelompok 2 ini lebih jelas, silahkan kunjungi blog salah 1 anggota kelompok 2. klik ini
Dari hasil presentasi kelompok 2 yang membahas tentang perilaku konsumen, saya cukup tertarik untuk menyimaknya. Karena semua anggota kelompok, sanggup menguasa materi mereka dan mereka mempunyai wawasan yang sangat luas. Dan mereka mengambil contoh pada blackberry dan android.
Sedikit saya akan mengulas yang kelompok 2 mempresentasikan materi perilaku konsumen.
  • Ketertarikan pada konsumen :
    Ini hal yang sangat penting untuk pembisnis, atau pedagang. Konsumen pasti akan lebih memilih barang yang mereka inginkan berkualitas lebih bagus, menarik, bergengsi, trend, dan lain sebagainya.
  • Produk dalam Negri vs Produk Luar Negri
    Para konsumen Indonesia, banyak yang lebih tertarik dengan produk luar negri dibandingan produk dalam negri. Dikarenakan "gengsi" di luar negri lebih besar dibandingkan dalam negri. Padahal banyak produk dalam negri yang di impor atau diperjual belikan di luar negri, inilah para konsumen di Indonesia.
  • Pembelian tidak terencana
    Dimisalkan seseorang sedang berbelanja keperluan rumah tangga dipasar swalayan dalam sebuah Mall besar. Lalu dia melihat ada tas yang dia suka, ditambah terpampang harga diskon misal 30%. Dia jadi tertarik untuk membelinya, padahal tujuan utama dia datang ke mall tersebut bukan untuk membeli tas tersebut.
  • Gaptek
    Gagap Teknologi, tidak sedikit orang yang mengidap gaptek ini. Tetapi banyak juga yang memaksa untuk menggunakan teknologi yang sedang laku dipasaran demi gengsi yang mengikuti trend. Contoh seperti BlackBerry, banyak orang memiliki BlackBerry hanya untuk BBM-an. BlackBerry Messanger, padahal banyak aplikasi/gadget yang menyediakan Messanger tersebut. Seperti YM-an, bahkan aplikasi yang sudah lama yaitu MSN-an. Tapi demi trend, mereka menutupi ke gaptekan mereka.
  • Pendekatan nilai guna ordinal
    Pendekatan nilai guna ordinal atau sering juga disebut analisis Kurva indeference : manfaat yang diperoleh masyarakat dari mengkonsumsikan barang-barang tidak kuantitif / tidak dapat diukur.
    Pendekatan nilai guna (Utility) Kardinal atau sering disebut dengan teori nilai subyektif : dianggap manfaat atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat dinyatakan secara kuantitif / dapat diukur, dimana keseimbangan konsumen dalam memaksimumkan kepuasan atas konsumsi berbagai macam barang, dilihat dari seberapa besar uang yang dikeluarkan untuk membeli unit tambahan dari berbagai jenis barang akan memberikan nilai guna marginal yang sama besarnya.

Tuesday, March 13, 2012

Resume Kelompok 1

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Mengulas definis Permintaan, yaitu sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Sedangkan Penawaran yaitu sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu atau keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah penawaran. Contoh Permintaan adalah di Pasar Senen yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

Banyak materi kelompok 1 (saya) yang di bahas, seperti :
ü   Pengertiaan Permintaan
ü   Pengertian Penawaran
ü   Pengertian Hukum Permintaan
ü   Pengertian Hukum Penawaran
ü   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan
ü   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran
ü   Penentuan Harga Keseimbangan
ü   Pergeseran Harga keseimbangan
jika ingin lebih jelas, bisa di lihat pada blog saya sebelumnya klik ini

Pada saat presentasi, banyak hal yang di bahas pada saat sesi tanya jawab yang dibuka dengan 2 sesi. Membahas seperti Harga barang pelengkap, BBM, tentang tanggung jawab produsen, dan masih banyak lagi.

Thursday, March 8, 2012

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Teori Organisasi Umum 2 #



Tema : Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran


Andrean Addy Rihasyanto (10110734)*
Astri Kusumawati (11110196)
Fauzan Rizaldi Herwiyanto (12110644)*
Jhosi Sofian Nugroho (13110755)
Mufti Annas (14110538)
Putri Namira (15110460)
Sidiq Prayogo W (16110535)
Yudha Tri Kusuma (18110722)
                            
Kelas                    : 2KA14


Universitas Gunadarma
S1-Sistem Informasi
2012


KATA PENGANTAR
            Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang bermateri tentang Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran. Makalah ini di ajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Teori Organisasi Umum 2 (softskill).
            Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menbantu, sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
            Semoga makalah ini memberikan informasi bagi Mahasiswa, dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

I.          PENDAHULUAN
A           A. Latar Belakang
Makalah ini di ajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Teori Organisasi Umum 2 (softskill). Dan sekaligus memenuhi nilai kami di mata kuliah ini. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi Mahasiswa, dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Kami ditugaskan untuk mencari tentang “Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran”. Dan kami menjelaskan Pengertiaan Permintaan, Pengertian Penawaran, Pengertian Hukum Permintaan, Pengertian Hukum Penawaran, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran, Penentuan Harga Keseimbangan dan Pergeseran Harga Keseimbangan.

             B. Tujuan
Untuk memenuhi sebuah tugas mata kuliah Teori Organisasi Umum 2, dan sekaligus memenuhi nilai kami di mata kuliah ini. Dan juga mempraktikan softskill kami dengan cara mempresentasikan hasil pembentukan makalah ini dan juga dengan melakukan pengelompokan mencari sebuah materi yang berbeda. Sehingga bisa di presentasikan ke semua mahasiswa, khususnya mahasiswa kelas S1-Sistem Informasi 2KA14. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi Mahasiswa, dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

C.                  C. Rumusan Masalah
Makalah ini dibuat hasil pencarian data mulai dari sebuah buku hingga internet. Lalu materi terdiri dari :
ü   Pengertiaan Permintaan
ü   Pengertian Penawaran
ü   Pengertian Hukum Permintaan
ü   Pengertian Hukum Penawaran
ü   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan
ü   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran
ü   Penentuan Harga Keseimbangan
ü   Pergeseran Harga keseimbangan

II.          Materi
A. Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Teori permintaan yaitu analisis dalam ilmu ekonomi yang menerangkan faktor-faktor yang menemukan permintaan, dan bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi keseimbangan.
Kurva permintaan individual adalah suatu kurva yang menunjukkan jumlah-jumlah suatu barang untuk setiap satuan waktu oleh seorang konsumen yang ingin membeli pada berbagai harga satuan barang tersebut.
Contoh : Permintaan adalah di Pasar Senen yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

B. Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu atau keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah penawaran. Teori Penawaran yaitu analisis dalam ilmu ekonomi yang menerangkan faktor-faktor yang menentukan penawaran dan bagaimana faktor-faktor ini akan menentukan keseimbangan dan perubahan keseimbangan di pasar.
Kurva penawaran adalah suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah yang ditawarkan produsen/penjual, kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga.

C. Pengertian Hukum Permintaan
Hukum permintaan berbunyi: “Apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan”. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan dan naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.

 
D.Pengertian Hukum Penawaran
            Hukum penawaran berbunyi: “Bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun”. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.

 
E.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan
1)  Selera
               Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya.
Contohnya : Permintaan terhadap Smartphone Blackberry. Saat ini Blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin Blackberry sudah dianggap kuno dengan para kompetitornya yang mampu menyaingi kecanggihan teknologinya.

2)  Pendapatan Konsumen
               Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
Contohnya : Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

3)  Harga Barang/Jasa Pengganti
               Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan.
Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Jogja sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi.
4)  Harga Barang/Jasa Pelengkap
               Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi.
Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.

5)  Perkiraan Harga Di Masa Dating
                 Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya.
Contoh: April mendatang pemerintah akan menaikan harga BBM bersubsidi, maka banyak orang yang menimbun atau membeli ketika harganya belum naik.

F.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran
§  Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
Contohnya : pembuatan barang-barang limited edition,meskipun harga barangnya mahal kan tetapi banyak diburu kolektor sehingga tidak terjadi penurunan harga.
§  Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
Contohnya, produsen handphone china. Dengan fitur yang tidak kalah bersaing, namun harganya murah dan terjangkau semua lapisan masyarakat.

§  Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun. Harga mobil-mobil import yang masuk ke Indonesia, ketika memasuki pasar Indonesia harganya akan naik karena tingginya biaya pajak yang dikenakan. Sehingga menurunnya permintaan dari konsumen.

§  Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi. Contohnya, persaingan antara para produsen handphone. Berusaha menambahkan fitur-fitur yang lebih menarik dengan harga yang murah. Demi menarik minat konsumen.

§  Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor. Contohnya,para produsen pengolahan emas akan memperbanyak output produksi dan akan menjual lebih banyak produk mereka ketika harga BBM naik untuk memperoleh keuntungan yang lebih

6)  Intensitas Kebutuhan Konsumen
               Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan.
Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.


G.Penentuan Harga Keseimbangan
Masalah harga berhubungan dengan barang ekonomis, sebab barang ekonomis adanya langkah dan berguna dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan uang dengan bantuan harga. Harga adalah perwujudan nilai tukar atas suatu barang/jasa yang dinyatakan uang. Oleh karena itu, harga merupakan nilai tukar obyektif atas barang/jasa dan nilai tukar obyektif itu sendiri adalah harga pasar atau harga keseimbangan. Harga pasar tidak terbentuk secara otomatis akan tetapi melalui suatu proses mekanisme pasar yakni tarik menarik antara kekuatan pembeli dengan permintaannya dan kekuatan penjual dengan penawarannya.
Berdasarkan pengertian tersebut maka harga keseimbangan dapat diartikan harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga. Atau dapat dilihat dalam kurva berikut ini : 
 
Pada kurva diatas bahwa tercapai titik pertemuan/ekuilibrium (kesepakatan harga) antara garis Penawaran (Supply) dan garis permintaan (Demand).

H.Pergeseran Harga Keseimbangan
v  Pergeseran harga keseimbangan saat terjadi perubahan permintaan
Ketika terjadi perubahan (naik atau turun) permintaan, maka akan tercapai kesepakatan harga baru. Seperti terlihat pada kurva berikut :
 
Sebagai contoh, D adalah permintaan yang saat ini sedang terjadi, dan D’ adalah perkiraan permintaan yang terjadi di masa depan. Dari kurva tersebut terlihat bahwa tingginya tingkat permintaan akan berpengaruh pada naiknya harga.

v  Pergeseran harga keseimbangan saat terjadi perubahan penawaran
Ketika terjadi perubahan (naik atau turun) penawaran, maka akan tercapai kesepakatan harga baru. Seperti terlihat pada kurva berikut :
Sebagai contoh, S adalah penawaran yang saat ini sedang terjadi dan S’ adalah perkiraan penawaran yang terjadi di masa depan. Dari kurva tersebut terlihat bahwa rendahnya tingkat penawaran akan berpengaruh pada turunnya harga.

III.          Penutup
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.


Daftar Pustaka

Tuesday, February 28, 2012

ibu IRA itu??????

Hari pertama masuk kuliah di semester ini,ya cukup melelahkan. Semua dosen mata kuliah yang ku dapat,semua baru yang ku kenal. Sampai aku bertemu dengan ibu Ira Phajar Lestari yang mengajari ku mata kuliah softskill (Teori Organisasi Umum 2 #).

Ibu Ira itu,gaya berpakaiannya kelihatan sekali seperti wanita karir. Kalau dilihat paras wajahnya,aga kelihatan juteknya dan tegasnya. Pagi tadi teman sayang memperlihatkan sebuah kertas,yang berisi tugas kelompok softskill. Saya sedikit kecewa,karena kelompok saya dengan beberapa anak yang jarang sekali kuliah,tapi terima ja deh. Ketika ibu ira masuk dan menjelaskan semua sistem pengajaran dan tugas-tugas yang harus dikerjakan, bikin saya pusing. Dan saya yakin bukan hanya saya yang kesal,temanku yang lain pasti juga. Sungguh ribet softskill semester ini,tapi mau ga mau harus di kerjakan kalau ingin mempertahankan nilai A di mata kuliah softskill ku ini. Tapi ada kenjanggalan,karena internet saya di rumah begitu lemot. Makanya saya suka malas kalau di suruh menghias blog saya sendiri.