Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Thursday, May 30, 2013

Penulisan Rujukan


APPLICATION LAYER

Application layer berfungsi untuk menangani high-level protocol, masalah respresentasi data, proses encoding, dan dialog control; yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar aplikasi jaringan. Application layer berisi spesifikasi Protocol-Protokol khusus yang menangani aplikasi umum.

Layer ini berurusan dengan program komputer yang digunakan oleh user. Program komputer yang berhubungan hanya program yang melakukan akses jaringan, bukan program standalone, yaitu program yang berhubungan dengan OSI. Contoh: Aplikasi word processing, aplikasi ini digunakan untuk pengolahan text sehingga program ini tidak berhubungan dengan OSI. Tetapi bila program tersebut ditambahkan fungsi jaringan misal pengiriman email, maka bisa dikatakan berhubungan dengan OSI. Transfer data tergantung pada Protokol Layer Transport yang digunakan, bisa menggunakan UDP dan TCP.

Service Application La

  • HTTP
Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protokol pada application-level, collaborative, hypermedia information system. HTTP diprakarsai oleh sistem infromasi global World-Wide-Web sejak tahun 1990. Versi pertama HTTP (HTTP/0.9) merupakan protokol yang sederhana untuk data raw yang melakukan transfermelintasi internet. HTTP versi 1.0 dapat dilihat pada dokumen RFC 1945 yang memperbaiki protokol dengan mengizinkan pesan ke dalam format MIME yang berisi metainformasi tentang data transfer dan modifikasi pada sintaksis permintaan (request) atau respons. Walaupun begitu, HTTP versi 1.0 tidak cukup dalam dipengaruhi hierarki proxy, chaching, dan host virtual dan persisten.
  • DNS
Protokol Domain Name System (DNS) adalah protokol yang sering digunakan untuk kebutuhan layanan distribusi direktori pada internet. DNS melakukan penerjemahan dari nama domain ke alamat IP dan selanjutnya melakukan kontrol, misalnya email. Hampir semua sistem internet memerlukan DNS. Jika DNS mati, kita tidak bisa berinternet atau mengirim email karena domain, misalnya www.pecollege.net, tidak dapat diterjemahkan ke alamat IP. Alokasi nama domain sudah diatur secara internasional, misalnya domain COM, EDU, NET, ORG, GOV, dan sebagainya. Skema dan domain ini didistribusikan antarserver DNS sehingga diperoleh efesiensi dalam penerjemahan.
  • SMTP
Tujuan dari Simple Mail Transfer Protokol (SMTP) adalah untuk mengirimkan surat (mail) secara efisien dan efektif. SMTP adalah subsistem yang umum dan menginginkan kanal aliran data yang teratur dan standar.


HTTP dapat dikatakan sebagai protokol yang paling sering digunakan. Salah satu contohnya adalah aplikasi peramban dengan HTML-nya. Aplikasi permaban ini memanfaatkan protokol HTTP untuk media komunikasinya.

Komponen sistem Web, terdiri :
Ø Web Client berfungsi meminta layanan ke web server.
Ø Web Server berfungsi memberikan layanan ke web client dan jika membutuhkan web application permintaan akan diteruskan ke web application untuk di proses. Jika web application membutuhkan database untuk mengambil data maka akan meneruskan permintaan ke database. Hasil web application akan diteruskan ke web server untuk dikembalikan ke client yang meminta
Ø Web Application dan Database membuat web menjadi dinamis sesuai permintaan client.



Kelebihan DNS
1.    Mudah, DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.
2.    Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name tidak boleh berubah.
3.    Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).

Kekurangan DNS
-       User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di internet.



Salah satu fitur SMTP yang penting adalah kemampuan untuk merelai surat pada lingkungan layanan transpor (transport service). Layanan transpor menyediakan Interprocess Communication Enviroment (IPCE). IPCE mencakup satu atau lebih jaringan, atau subset dari jaringan untuk memastikan bahwa IPCE atau sistem transpor (transport system) tidak one-to-one dengan jaringan. Satu proses dan komunikasi secara langsung dengan proses lain dilakukan melalui apa yang dikenal dengan IPCE. Secara spesifikasi, surat juga dapat melakukan relai antarhost pada sistem transpor yang sama atau beda.

Desain SMTP berdasarkan model komunikasi sebagai hasil dari permintaan surat dari pengguna, pengirim menciptakan SMTP dengan kanal transmisidua arah pada bagian penerima SMTP. Perintah SMTP dihasilkan oleh pengirim SMTP dan dikirim ke penerima SMTP. SMTP mebalas apa yang dikirim dari penerima SMTP ke pengirim SMTP untuk merespons perintah tersebut.

Setelah kenal transmisi tercipta, bagian penerima SMTP mengirim perintah MAIL yang menunjukan pengiriman surat. Jika penerima SMTP dapat menerima surat dengan respons OK, pengirim SMTP mengirim perintah RCPT yang menunjukan identitas pengirim surat. Pengirim dan penerima SMTP bernegosiasi dalam berkomunikasi. Ketika penerima sudah melakukan negosiasi, pengirim SMTP mengirim data surat. Penerima SMTP yang berhasil memproses data surat akan memberikan respons OK.


Sumber :


Kurniawan, Agus. 2012. Network Forensics. Jakarta: Informatika

Satria. "OSI Layer Series". Diakses  Maret 2012

Janalta. "What is the Application Layer?" Definotion from Techopedia. Diakses: 2010

Wednesday, March 27, 2013

Penulisan Ilmiah (II)


BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Internet
Pada awalnya, internet merupakan suatu rencana dari departemen pertahanan amerika serikat (US Departemen of Defense) pada sekitar tahun 1960’an. Dimulai dari suatu proyek yang dinamakan ARPANET atau advanced research projects agency network. Beberapa universitas di amerika serikat diantaranya UCLA, Standford, UC Santa Barbara dan University of Utah diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubungkan empat komputer dari lokasi universitas yang berbeda tersebut. Perkembangan ARPANET ini cukup pesat jika dilihat perkembangan komputer saat itu.
Sebagai gambaran pada tahun 1977, ARPANET telah menghubungkan lebih dari 100 (seratus) main frame komputer dan saat ini terdapat sekitar empat juta Host jaringan yang terhubung pada jaringan ini.
Jumlah yang sebenarnya dari komputer yang terhubung tidak dapat diketahui dengan pasti, karena perkembangan jumlah komputer yang terhubung dengan suatu jaringan semakin lama semakin besar.
Karena perkembangan sangan pesat, jaringan komputer ini tidak dapat lagi disebut sebagai ARPANET karena semakin banyak komputer dan jaringanjaringan regional yang terhubung. Konsep ini yang kemudian berkembang dan dikenal sebagai konsep internetworking. Oleh karena itu, istilah internet menjadi semakin populer, dan orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah Internet.

2.2 Adobe Dreamweaver CS3
Adobe Dreamweaver CS3 (ADCS3) adalah satu aplikasi pembangunan web. Dahulunya Adobe Dreamweaver CS3  dikenali sebagai Macromedia Dreamweaver sebelum Adobe mengambilalih syarikat Macromedia. Versi Adobe Dreamweaver terkini ialah CS5 (April 2010). Adobe Dreamweaver CS3 meliputi penggunaan teknologi web, yaitu :
a.       HTML/XHTML
b.      XML/XSLT
c.       Cascading Style Sheet (CSS)
d.      JavaScript (serta fungsi Behaviour)
e.       PHP/VB/ASP/ColdFusion

Wednesday, March 13, 2013

Penulisan Ilmiah (I)


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa/murid di bawah pengawasan guru. Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib. Dalam sistem ini, siswa kemajuan melalui serangkaian sekolah. Tetapi umumnya termasuk sekolah dasar untuk anak-anak muda dan sekolah menengah untuk remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dasar.
Untuk para siswa/murid tidak hanya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, namun ada evaluasi dari setiap mata pelajaran yang berbentuk nilai. Yang dilakukan untuk mendapatkan nilai biasanya melalui tugas sehari-hari, pekerjaan rumah (PR), dan ulangan harian. Sedangkan untuk mendapatkan nilai akhir biasanya melalu ujian semesteran atau ujian kenaikan kelas.
Para guru pasti akan melakukan penginputan nilai pada setiap harinya atau pada waktu-waktu tertentu. Untuk penginputan nilai, seorang guru akan mendata nilai siswa/muridnya secara tertulis. Lokasi penginputannya pun dilakukan di ruang guru (kantor). Jika sudah mendekati akhir semester atau kenaikan kelas, guru harus merekap ulang data-data nilai siswa/muridnya dan menghitung hasil rata-rata nilai.
Hal ini tentu saja tidak praktis, mebuang-buang alat tulis seperti kertas dan pulpen dan juga membuang-buang waktu karena harus merekap ulang data nilai kemudian menghitung rata-rata nilai. Maka dari itu penulis akan membuat “Sistem Data Sekolah Dalam Penginputan Nilai Melalui Jaringan Internet Dengan Menggunakan Adobe Dreamweaver”.

1.2  Tujuan
Tujuan dari penulis adalah untuk mempermudah guru dalam menginput melalui jaringan internet, sehingga dimanapun berada tidak harus kekantor bisa menginput nilai siswa/muridnya. Lalu tidak perlu melakukan pengrekapan nilai secara dua kali atau berulang-ulang dengan tertulis, dan juga tidak perlu menghitung nilai rata-rata. Karena secara otomatis akan menampilkan nilai rata-rata kelas.
Ini juga membantu dalam hal fisik, tidak perlu berlembar-lembar kertas yang nantinya akan menjadi sampah. Pastinya akan mengurangi banyaknya sampah, dan mengirit alat tulis yang ada.

Friday, January 25, 2013

Kutipan

Pengertian Kutipan
            Kutipan adalah pengulangan satu ekspresi sebagai bagian dari yang lain, terutama ketika ekspresi dikutip terkenal atau eksplisit dihubungkan dengan kutipan ke sumber aslinya, dan ditandai oleh (diselingi dengan) tanda kutip.
Manfaat/kegunaan kutipan
1.      Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.
2.      Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
3.      Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
4.      Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5.      Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
6.      Meningkatkan estetika penulisan.
7.      Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka.
Cara mengutip
            a. Kutipan langsung:
Kutipan Langsung ialah kutipan yang sama persis dengan teks aslinya,tidak boleh ada perubahan.Kalau ada hal yang dinilai salah/meragukan,kita beri tanda ( sic! ),yang artinya kita sekedar mengutip sesuai dengan aslinya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan itu.Demikian juga kalau kita menyesuaikan ejaan,memberi huruf kapital,garis bawah,atau huruf miring,kita perlu menjelaskan hal tersebut, missal [ huruf miring dari pengutip ],[ ejaan disesuaikan dengan EYD ],dll. Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata yang salah lalu dibetulkan oleh pengutip,harus digunakan huruf siku [ ….. ].

b. Kutipan tidak lansung ( Kutipan Isi )
Dalam kutipan tidak langsung kita hanya mengambil intisari pendapat yang kita kutip.Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan sistem catatan kaki,dapat juga dengan sistem catatan langsung ( catatan perut ) seperti telah dicontohkan.

Contoh kutipan
a.      Contoh kutipan langsung
: Mengenai pemakaian bahasa logika, senada dengan pernyataan yang berbunyi “pemakaian alat bahasa seperti kata, kalimat secara tepat sehingga setiap kata hanya mempunyai satu fungsi tertentu saja dan setiap kalimat hanya mewakili satu keadaan factual saja” (Wicoyo, 1997:7)
           
b.      Contoh kutipan tidak langsung
Pemahaman baginya adalah sebagai modus eksistensi manusia, bukan suatu proses subjektif manusia yang dihadapkan kepada suatu objek. Gadmer pulalah yang mengupayakan bahwa hermeuneutik perlu ditingkatkan menjadi masalah kebahasaan, selain dikaitkan dengan estetika dan pemahaman yang historikal (Gadamer, 1975 : 429-421).
Sumber:

Abstrak dan Daftar Pustaka

Pengertian Abstrak


Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai “jembatan” untuk me­mahami uraian yang akan disajikan dalam suatu karangan (biasanya laporan atau artikel ilmiah) terutama untuk memahami ide-ide per­masalahannya. Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran penulis laporan/artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tulisan secara lengkap. 
Tujuan Abstrak
Tujuan abstrak adalah untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca tentang apa yang terdapat dalam suatu tulisan. Selain itu, abstrak memungkinkan pembaca untuk membaca literatur dalam jumlah yang besar. Hal ini sangat bermanfaat untuk menghindari terjadinya duplikasi dalam penelitian dan pengembangan.
Contoh Abstrak
MENUJU KEPUASAN PELANGGAN
MELALUI PENCIPTAAN KUALITAS PELAYANAN
Julita, SE.,
Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Abstrak
Orientasi perusahaan modern adalah menciptakan kepuasan bagi para pelanggan. Pelanggan pelanggan yang puas akan memberikan loyalitas yang tinggi kepada perusahaan. Kepuasan pelanggan dapat dicapai melalui penciptaan pelayanan yang berkualitas tinggi, dalam hal kenyataan, janji, perhatian, empati, dan jaminan. Jika kepuasan pelanggan tinggi akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang demi kelangsungan organisasi.
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan.
PENGERTIAN DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku. artikel-artikel. dan bahan-bahan penerbitan lainnya. yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sehagian dan karangan yang tengah digarap.
TUJUAN DAFTAR PUSTAKA
sebuah Daftar Pustaka memberikan deskripsi yang penting tentang buku, majalah, harian itu secara keseluruhan. Karena itu fungsi catatan kaki dan Daftar Pustaka seluruhnya tumpang-tindih satu sama lain.
                   
CONTOH DAFTAR PUSTAKA DARI BUKU
- Buku ditulis satu Orang
Christensen R.2006. Roadmap to Strategic HR - Turning A Great Idea into A Business Reality. New York : Amacom
- Buku ditulis dua Orang
Newman WH and E. Kirby Warren.1977. The Process of Management, Concept, Behaviour and Practice. New Delhi : Prentice Hall of India Private Ltd.
- Buku ditulis lebih dari dua orang

Sunday, December 23, 2012

Alenia dan Karangan Ilmiah

Pengertian Alinea

Alinea atau Paragraf adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beberapa kalimat menjadi alinea, yang perlu diperhatikan adalah kesatuan dan kepaduan. Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam alinea membicarakan satu gagasan (gagasan tunggal). Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam alinea itu kompak, saling berkaitan mendukung gagasan tunggal alinea.


Tujuan Pembentukan Alinea

Pembentukan alinea memiliki beberapa tujuan yaitu:

  1. Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. Oleh sebab itu alinea hanya boleh mengandung suatu tema, bila terdapat dua tema, maka dipecahkan menjadi dua alinea.
  2. Memisahkan dan menegaskan perkataan secara wajar dan formal, untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama daripada perhatian pada akhir kalimat. Dengan perhentian yang lebih lama ini, konsentrasi terhadap tema alinea lebih terarah.


Syarat-syarat Pembentukan Alinea

Alinea yang baik harus memenuhi syarat-syarat yaitu :
  1. Kesatuan Alinea. Untuk menjamin adanya kesatuan alinea, setiap alinea hanya berisi satu ide pokok, satu topik/masalah.
  2. Kepaduan ( koherensi) suatu alinea dikatakan padu jika dibangun dengan kalimat-kalimat yang berhubungan logis. Hubungan pikiran-pikiran yang ada dalam alinea menghasilkan kejelasan struktur dan makna alinea. Hubungan kalimat tersebut menghasilkan alinea yang satu padu, utuh, dan kompak. Kepaduan ini dapat dibangun melalui repetisi (pengulangan) kata kunci atau sinonim, kata ganti, kata transisi, dan bentuk paralel.
  3. Ketuntasan ialah kesempurnaan. Hal ini dapat diwujudkan dengan:
    • Klasifikasi yaitu pengelompokan objek secara lengkap dan menyeluruh.
    • Ketuntasan bahasa yaitu kesempurnaan membahas materi secara menyeluruh dan utuh.
  4. Konsistensi Sudut Pandang adalah cara penulis menempatkan diri dalam karangannya.
  5. Keruntutan adalah penyusunan urutan gagasan dalam karangan. Gagasan demi gagasan disajikan secara runtut bagaikan air mengalir-tidak pernah putus.
Macam-Macam Alinea

Berikut ini adalah macam-macam jenis dari alinea :
  • Berdasarkan Tujuannya :
    1. Alinea pembuka : Alinea pembuka biasanya memiliki sifat ringkas menarik, dan bertugas menyiapkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.
    2. Alinea penghubung : Alinea penghubung berisi inti masalah yang hendak disampaikan kepada pembaca. Secara fisik, paragraf ini lebih panjang dari pada alinea pembuka.
    3. Alinea penutup :  Alinea penutup biasanya berisi simpulan (untuk argumentasi) atau penegasan kembali (untuk eksposisi) menenai hal-hal yang dianggap penting.
  • Berdasarkan letak kalimat utama :
    1. Paragraf Deduktif
      • letak kalimat utama di awal paragraf
      • dimulai dengan pernyataan umum disusun dengan uraian atau penjelasan khusus.
    2. Paragraf Induktif
      • letak kalimat utama di akhir paragraf.
      • diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.
    3. Paragraf Campuran
      • letak kalimat utama di awal dan di akhir paragraf
      • kalimat utama yang terletak di akhir bersifat penegasan kembali, dengan susunan kalimat yang agak berbeda.

Thursday, November 1, 2012

Wacana & Diksi


A.   Pengertian Diksi atau Pilihan Kata

Diksi dapat diartikan sebagai pilihan kata, gaya bahasa, ungkapan-ungkapan pengarang untuk mengungkapkan sebuah cerita.

Agar menghasilkan cerita yang menarik, diksi atau pemilihan kata harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1.      Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan gagasan.
2.      Pengarang harus memiliki kemampuan dalam membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna, sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa pembaca.
3.      Menguasai berbagai macam kosakata dan mempu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi kalimat yang jelas, efektif, dan efisien.
Contoh paragraf :

1. Hari ini Aku pergi ke pantai bersama dengan teman-temanku. Udara di sana sangat sejuk. Kami bermain bola air sampai tak terasa hari sudah sore. Kamipun pulang tak lama kemudian.

2. Liburan kali ini Aku dan teman-temanku berencana untuk pergi ke pantai. Kami sangat senang ketika hari itu tiba. Begitu sampai disana kami sudah disambut oleh semilir angin yang tak heti-hentinya bertiup. Ombak yang berkejar-kejaran juga seolah tak mau kalah untuk menyambut kedatangan kami. Kami menghabiskan waktu sepanjang hari di sana. Kami pulang dengan hati senang.

Kedua paragraph diatas memiliki makna yang sama, tetapi dalam pemilihan kata atau diksi, paragraph kedua lebih menarik bagi pembaca karena enak dibaca dan tidak membosankan.

B.   Syarat-Syarat Pemilihan Kata

1. Makna Denotatif dan Konotatif
Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit. Makna wajar ini adalah makna yang sesuai dengan apa adanya. Denotatif adalah suatu pengertian yang terkandung sebuah kata secara objektif. Makna denotatif sering disebut makna konseptual. Misalnya, kata makan yang bermakna memasukkan sesuatu kedalam mulut, dikunyah dan ditelan.

Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul sebagai akibat dari sikap sosial, sikap pribadi dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Kata makan pada makna konotatif berarti untung atau pukul. Makna konotatif selalu berubah dari zaman ke zaman. Contoh lainnya misalnya kamar kecil dapat bermakna konotatif jamban, sedangkan makna denotative adalah kamar yang kecil.

2. Makna Umum dan Makna Khusus
Kata umum adalah kata yang acuannya lebih luas. Kata khusus adalah kata yang acuannya lebih sempit atau khusus. Misalnya ikan termasuk kata umum, sedangkan kata khusus dari ikan adalah mujair, lele, gurami, gabus, koi. Contoh lainnya misalnya lele dapat menjadi kata umum, jika kata khususnya adalah lele lokal, lele dumbo.

3. Kata Konkrit dan Kata Abstrak
Kata konkrit adalah kata yang acuannya dapat diserap oleh pancaindra. Misalnya meja, rumah, mobil, air, cantik, hangat, wangi, suara. Sedangkan kata abstrak adalah kata yang acuannya sulit diserap oleh pancaindra. Misalnya perdamaian, gagasan. Kegunaan kata astrak untuk mengungkapkan gagasan rumit. Kata abstrak dapat membedakan secara halus antara gagasan yang bersifat teknis dan khusus. Pemakaian kata abstrak yang banyak pada suatu karangan akan menjadikan karangan tersebut tidak jelas dalam menyampikan gagasan penulis.

4. Sinonim
Sinonim adalah dua kata atau lebih yang pada asasnya mempunyai makna yang sama, tapi bentuknya berlainan. Kesinoniman kata tidaklah mutlak, hanya ada kesamaan atau kemiripan. Misalnya kata cermat dan cerdik yang keduanya bersinonim, tetapi keduanya tidaklah sama persis.

5. Kata Ilmiah dan Kata Populer
Kata ilmiah merupakan kata-kata logis dari bahasa asing yang dapat diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Kata-kata ilmiah biasa digunakan oleh kaum pelajar dalam berkomunikasi maupun dalam tulisan-tulisan ilmiah seperti karya tulis ilmiah, laporan ilmiah, skripsi, tesis, desertasi. Selain itu digunakan pada acara-acara resmi. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan dalam komunikasi sehari-hari masyarakat umum.

Berikut adalah contoh dari kata-kata tersebut.

Kata Ilmiah:                             Kata Popular:

Analogi                                    kiasan
Final                                        akhir
Diskriminasi                             perbedaan perlakuan
Prediksi                                   ramalan
Kontradiksi                              pertentangan
Format                                     ukuran
Anarki                                     kekacauan
Biodata                                    biografi singkat
Bibliografi                                daftar pustaka